Otomotif

Mercedes-Benz C-Class Mendebut Sebagai Baby S-Class Paling Identik

Mercedes-Benz C-Class Mendebut Sebagai Baby S-Class Paling Identik

Mercedes-Benz C-Class Mendebut Sebagai Baby S-Class Paling Identik

Volume maker, best seller, salah satu seri klasik, dan berupa sedan – dan turunannya – bersama dimensi kompak. Di Mercedes-Benz, karakteristik tadi terasosiasi bersama C-Class. Mengawali karir sebagai sedan kompak di 1982 dan kemudian disematkan identitas “C” pada 1993. Sejak itu generasi demi generasi bergulir demi mempertahankan trofi style terlaris di pasaran.
FS88BET
Di tengah tingginya pamor SUV, keturunan murni tak kemudian mati. Suksesi terjadi baru-baru ini (23/2). Resmi menjadi titik pergantian babak kelima di keluarga C-Class secara global. Terus mengusahakan memikat lewat variasi tubuh, dua style segera dikenalkan yaitu saloon dan estate. Tak ketinggalan variasi elektrifikasi berikut segudang penyempurnaan teknologi. Regenerasi ini lebih-lebih menjadikannya sebagai baby S-Class paling identik.

Rancangan tubuh C-Class paling baru ini sesungguhnya tidak asing di mata. Evolusioner, seolah tidak beralih banyak dari pendahulu. Pun teliti elemen memadai dikenal. Mengambil aransemen segar yang lebih pernah dibawa A-Class. Yep, secara desain sesungguhnya sedan Mercedes-Benz populer bersama keseragaman rancangan. Dengan lahirnya C-Class generasi kelima (kode internal W206), lengkap sudah tatanan boneka Matryoshka dari Sonderklasse hingga ke entry level untuk waktu ini.

Baca juga: Mercedes-Benz EQS Mulai Tebar Pesona, Pamerkan Keunggulan dari S-Class Tradisional

Mungkin wajar andaikan sebagian beranggapan ia lebih cocok disebut facelift besar-besaran. Namun meski layaknya tidak beralih banyak, kecuali diteliti kembali tentu terkandung diferensiasi. Cukup penting terjadi di balik profil tubuh yang cenderung mirip pendahulu. Fasad depan mengaplikasikan mata memicing dan grille lebar nan sporty. Lanjut ke samping, ia tampil lebih dewasa bersama kurangi kesibukan garis bodi. Bentuk atap mengkurva selamanya eksis. Sementara itu, tempat bokong mengingatkan pada aransemen termutakhir keluarga sedan berlambang Three Pointed Star. Lampu dibentuk horizontal dan meruncing ke tengah.

Perlu terhitung diketahui kecuali penyempurnaan sangat terjadi menyeluruh dan komprehensif. Contoh dari aspek dimensi, diklaim tubuhnya membesar dan berimbas pada menambahkan ruang didalam kabin. Ruang gerak lengan jadi tambah 22 mm di depan dan 15 mm di belakang. Headroom belakang lebih tinggi 13 mm (11 mm di style estate). Paling besar terjadi di ruang kaki belakang, keseluruhan 35 mm dipercayai meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Apalagi kecuali bicara soal fitur, W206 seakan melompat jauh dari style lama. Bagian ini yang membuatnya memadai lantang menyuarakan kedekatan bersama S-Class. Contoh penggunaan lampu Digital Light layaknya ditemukan pada Sonderklasse generasi termutakhir. Tersaji sebagai opsi ekstra, ia gendong 1,3 juta cermin mikro di lampu depan. Canggih, fungsinya dapat memproyeksikan gambar layaknya garis bantu, simbol, hingga animasi ke jalan.

Sensasi S-Class lebih jadi kembali waktu memasuki kabin. Jelas terbaca bahwa panutan sang sedan kompak ‘Mercy’ adalah seri flagship. Tampil futuristis bersama permainan layar besar berupa pill sebagai instrumentasi dan sistem infotainment. Keduanya bertengger di tatanan dasbor dan konsol tengah yang mengalun didalam satu paket utuh. Tidak ada definisi tegas kecuali monitor vertikal berukuran besar di tengah. Berkat layar itu pula kesibukan tombol diminimalisir.

Pengoperasian fitur dan segala komponen hiburan didalam kabin memanfaatkan sistem MBUX generasi kedua. Semakin canggih, interaktif, dan dapat menjadi lebih pandai lewat layanan online Mercedes me. Tak wajib kembali memanggil “Hey Mercedes” untuk mengoperasikan sebagian kegunaan layaknya telepon. Di samping itu, “Hey Mercedes” dapat ditanya untuk mengatakan kegunaan kendaraan. Lebih canggih lagi, ia dapat mengetahui penumpang lewat suara.

Integrasinya kini meluas. Bukan di mobil saja, kegunaan “Hey Mercedes” dapat dipakai untuk memantau keadaan di rumah lewat kegunaan Smart Home. Untuk waktu ini terhubung bersama penyedia layaknya Bosche Smart Home dan Samsung SmartThings. Bisa berkomunikasi untuk memantau hingga mengontrol suhu, lampu, hingga ke peranti elektronik lainnya. Jika terpasang sensor gerak terhitung dapat sadar pergerakan di rumah.

Urusan pemacu, langkah downsizing selamanya menjadi trick peningkatan efisiensi. Seleksi mesin modular FAME (Family of Modular Eninges) empat silinder meramaikan seluruh line up. Opsinya tersebar dari C180, C200, C200 4Matic, C300, C220d, dan C300d. Atas pengurangan ruang bakar dan jumlah silinder tentu tenaga tidak terkompromi lantaran terkandung sokongan turbo. Tapi tak cuma itu, elektrifikasi turut menjadi standar.

Baik itu pemacu diesel atau bensin, seluruh kebagian motivasi Integrated Starter Generator (ISG). Berperan sebagai asisten mild hybrid di kecepatan rendah, menyuguhkan output tambahan sebesar 20 hp/200 Nm di seluruh enjin bensin maupun diesel. Di samping itu, transmisi otomatis 9 percepatan 9G-Tronic menjadi standar penyalur energi seluruh varian. Bantu salurkan putaran ke roda belakang atau menuju empat sisi lewat sistem 4Matic.

Elektrifikasi tidak berhenti hingga mild hybrid, style plug-in hybrid (PHEV) dapat segera menyusul sesudah peristiwa peluncuran. Dipaketkan bersama mesin 2,0 liter empat silinder M254. Diklaim motivasi elektris dapat mempunyai C-Class PHEV melaju tanpa mengeluarkan emisi sejauh 100 km. Kecepatan maksimum mode EV sendiri disebut hingga setinggi 140 kpj. Bukan cuma efektif dikarenakan berbekal banyak tenaga. Torehkan angka 129 hp/440 Nm dari motor listrik saja.

Tak kalah menarik adalah sektor kaki-kaki. Sedan kompak sekelas C-Class dapat mempunyai kekuatan ala S-Class berkat paket opsional rear-axle steering. Ban belakang dapat belok sejauh 2,5 derajat Sejalan atau berkebalikan bersama roda depan. Meningkatkan kelincahan di kecepatan rendah sekaligus dapat terhitung meningkatkan stabilitas waktu melaju kencang. Bayangkan saja, radius putar menyusut sejauh 43 cm kecuali opsi ini dipasang.

Kunjungi Juga : Berita Otomotif Terkini

Belum ada informasi perihal harga lantaran baru dapat dipesan 30 Maret di Eropa. Setelah sedan dan estate, banyak style lain dapat diantisipasi. Termasuk di dalamnya perwujudan estate All-Terrain hingga seri performa AMG yang konon memanfaatkan mesin empat silinder. Mengingat ia terhitung menjadi salah satu style perlu di Tanah Air, kehadirannya dapat kita nanti. Diekspektasikan paling cepat akhir tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *