Otomotif

Wajib Tahu, Ini Dia Beberapa Tips Pakai Mobil Matik

Wajib Tahu, Ini Dia Beberapa Tips Pakai Mobil Matik

Wajib Tahu, Ini Dia Beberapa Tips Pakai Mobil Matik

Zaman saat ini masyarakat lebih pilih mobil matik agar tidak menggapai dikarenakan jalanan macet. Lalu bagaimana langkah mengemudi mobil matic yang aman dan benar?

Tuas transmisi mobil matik punyai fungsinya masing-masing. Ada P, R, N, D, sampai L. Tapi apakah Otolovers mengerti apa arti dibalik huruf-huruf itu?

Simbol layaknya huruf P, R, dan N barangkali udah banyak yang tahu. Karena umumnya tiga simbol tersebut ada pada tiap-tiap mobil bertransmisi matik.

Bagi yang belum tahu, P bermakna Park digunakan saat mobil diparkir , R (Reverse) bermakna untuk mobil bergerak mundur, N (Netral) maksudnya mobil dalam posisi Netral, dan D (Drive) yakni berkendara. Tapi tidak cuman itu, terdapat transmisi lain yang bisa diaplikasikan saat berkendara.

Kepala Bengkel Auto2000 HR. Muhammad Jawa Timur, Yusuf Bahtiar mengatakan bagaimana tuas transmisi saat mengendarai mobil matik.

“Kita cenderung mengfungsikan posisi D secara terus menerus dikarenakan sebetulnya posisi itu lebih simple, lah wong namanya termasuk mobil matik. Namun untuk beberapa kebutuhan, posisi lain bisa lebih oke,” ujar Yusuf dalam Tanya Bengkel Auto2000, Kamis (31/12/2020).

Lebih lanjut, untuk tuas N umumnya digunakan saat mobil tengah berhenti dalam saat yang tidak lama, layaknya saat keadaan macet atau berhenti di lampu merah.

“Misalnya N, kami bisa mengfungsikan saat stop-start sementara, diimbangin bersama dengan penggunaan rem tangan. Ini bisa menghemat bahan bakar dan meringankan kerja transmisi, umpama saat kami ada di lampu merah,” kata dia.

Kode lain yang ditemui pada mobil matik ialah L atau 1. Ini punyai kegunaan sebagai gigi rendah. Selain bisa digunakan untuk menanjak, tuas L atau 1 ini bisa digunakan untuk mendapatkan momen engine brake.

“Posisi dua, kami mengfungsikan posisi naik dan turun, terkecuali jalanannya curam bisa termasuk mengfungsikan pengaruh engine brake, terlebih posisi L atau low,” jelasnya.

“Sementara untuk posisi 3 digunakan untuk momentum awal dapat menyalip kendaraan dan menaikkan kecepatan.” tutup Yusuf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *